Bagaimana kalau sudah terlanjur melakukan zinah di bulan Ramadhan?? (pernah [pula] melakukan sebelum & sesudah bulan itu..) Apakah masih bisa dapat pengampunan dari Allah SWT? apakah ada bedanya (dosa & cara pengampunan) bila dilakukan pada siang hari atau malam hari? apakah ada bedanya (dosa & cara pengampunan) yang dilakukan oleh laki2 atau perempuan? Bagaimana cara mendapatkan pengampunan dari Allah SWT?
Jawaban M Shodiq Mustika:
Besarnya dosa tidak dibedakan dari jenis kelamin. Yang membedakan adalah perannya. Semakin besar perannya dalam berbuat dosa itu, semakin besarlah dosanya.
Bila sudah terlanjur berzina, segeralah bertaubat. Di bulan Ramadhan atau pun di luar itu, dosanya sama besarnya. Adapun bila berzina pada saat menjalankan puasa, dosanya bertambah dengan dosa melanggar kewajiban berpuasa apabila tidak menebus “denda” berupa puasa selama dua bulan berturut-turut atau memberi makan 60 orang fakir-miskin. (Untuk penjelasan lebih rinci, lihat Hukum Bercampur di Siang Ramadhan, Zina, dan Kaffarat.)
Namun, betapa pun besarnya dosa itu, ampunan Allah SWT lebih besar. Rasulullah saw. bersabda, “Siapa pun yang bertaubat sebelum matahari terbit dari barat [yaitu sebelum kiamat], niscaya Allah menerima taubatnya.” (HR Muslim dari Abu Hurairah)
Yang dimaksud dengan taubat yang sesungguhnya ialah menyesali perbuatan dosa itu, memohon ampun kepada Allah SWT (dan meminta maaf kepada orang lain yang terzalimi oleh perbuatan dosa itu), dan kemudian tidak mengulangi perbuatan dosa itu. (Untuk penjelasan selengkapnya, lihat Yusuf al-Qaradhawi, Tuntunan Bertaubat kepada Allah SWT.)
Di samping taubat, Islam menyediakan berbagai sarana lain yang dapat menghapus dosa. (Lihat Abdul Halim Abu Syuqqah, Kebebasan Wanita, Jilid 3 (Jakarta: Gema Insani Press, 1999), hlm. 218-220.) Diantaranya:
wudhu,
shalat,
puasa,
sedekah,
amar makruf nahi munkar,
menyingkirkan duri dari jalan;
ikhlas bersedekah walau hanya dengan sepotong roti.
Dan sebagainya.
di kutip dari http://pacaranislami.wordpress.com






saya pernah bersinah bahkan sering. dan saya ingin bertobat. saya sudah meminta maaf dengan orang atau wanita yang pernah saya dholimi. tapi ia menjawab ya dalam lairnya tapi batinnya tidak. sampai2 saya dan keluarga saya diteror lewat cara halus. yang dibenci allah. pertanyaan saya apkah saya harus minta maaf sampai ia iklas lahir dan bathin..?
menurut saya pribadi…bila kita sudah meminta maaf secara tulus ‘n mereka belum bisa menerima kita tawakal saja, yang penting niat kita baik, Allah akan menilai niat baik kita ‘n akan selalu menjaga hambanya yang ingin memperbaiki diri. bila mereka menggunakan cara halus, hendaknya saudara lebih taat lagi kepada Allah agar bisa terhindar dari perbuatan jahat mereka..Di dalam Alquran ada beberapa surat yang bisa untuk menolak bala. Tidak perlu kwatir karena Allah bersama orang – orang yang sabar dan takwa kepadaNya….